Persiapkan Sekarang! Karena sudah banyak yang menyesal...

Pelaksanaan Ujian Nasional 2017 dan penerimaan mahasiswa memang masih lama. Namun, bukan berarti kita tenang tanpa mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Semuanya membutuhkan persiapan yang matang agar kita dapat menempuh semua proses ujian itu dengan sukses.

Jangan sampai kita menerapkan sistem SKS ( Sistem Kebut Semalam) dalam belajar. Semuanya dirapel dalam suatu waktu yang singkat yaitu menjelang ujian dilaksanakan. Belajar merupakan sebuah proses berpikir yang tidak dapat dilakukan secara instan.

Lalu kapan seorang siswa harus mulai menyiapkan UN dan kuliah?

Saya jawab kelas 10 atau sejak masuk SMA.
Dari pengalaman mengajar di SMA 1 Tanjung, saya melihat banyak sekali anak-anak terutama kelas 12 SMA mereka merasa menyesal kenapa tidak dari dulu menyiapkan nilai yang baik agar dapat mengikuti SNMPTN atau jalur undangan. Jalur ini memang menuntut siswa untuk memiliki nilai yang bagus sejak kelas 10.

Sedangkan untuk persiapan UN juga harus dari kelas 10. UN merupakan ujian evaluasi sehingga para siswa usahakan mendokumentasikan materi dan latihan soal sejak kelas 10 dengan rapi. Materi UN berasal dari materi sekolah. Berbeda dengan ujian masuk universitas yang merupakan ujian tes bukan ujian evaluasi. Jadi soal-soal dalam ujian tes merupakan soal ujian seleksi yang lebih sulit berupa pengembangan materi dan soal di sekolah.

Kalau kita lihat jarang sekali ada anak tidak lulus UN, tetapi kalau tidak lulus seleksi masuk universitas itu banyak sekali. Jadi, mana yang perlu dikhawatirkan?UN atau SBNPTN?
Kalau mau ambil amannya yaitu belajar kedua-duanya dari sekarang mumpung masih ada waktu lumayan lama.

Bagaimana peran sekolah agar siswanya diterima di PTN favorit?

Menurut saya, sekolah perlu mengadakan pemetaan minat dan kemampuan serta memberikan wawasan tentang jurusan di universitas sejak dini, yaitu kelas 10. Tujuannya agar siswa dapat dengan sungguh-sungguh mempersiapkan diri. Selain itu juga untuk menghindari salah jurusan.

Salah Jurusan?

Iya salah dalam memilih jurusan karena banyak siswa yang kebingungan memilih jurusan apa yang hendak diambil. Mereka bingung mau mengikuti nasihat atau saran siapa, orang tua, teman, guru BK, atau bahkan bimbel. Anehnya lagi banyak saya jumpai anak IPA ambil kuliah bidang sosial dan juga sebaliknya. Mereka mengambil mata kuliah yang berbeda dari rumpun ilmu yang dipelajarinya selama 3 tahun di SMA.


Alangkah baiknya jika sudah sejak dini anak diberikan wawasan tentang dunia perkuliahan mereka akan melangkah dengan mantab dan sungguh-sungguh dalam belajar. Selain itu, anak juga perlu dibekali dengan ilmu manajemen diri karena sesungguhnya mereka sedang mencari jati dirinya, siapa diriku dan mau kemana.

Fenomena anak malas belajar sebenarnya juga merupakan wujud dari kebingungan dalam menentukan arah hidup. Anak tidak mengerti tujuannya setelah lulus SMA sehingga selama proses belajar mereka asal-asalan. Coba kalau masing-masing anak sudah punya target dan tujuan yang jelas apa yang ingin ia capai atau wujudkan, pasti mereka akan memperjuangkannya.

Guru seharisnya mampu menjadi inspirasi bagi anak didiknya. Para guru dapat memberikan arahan dan motivasi selama pembelajaran berlangsung sehingga tidak monoton tetapi pembelajaran yang memiliki ruh dan semangat.

Mudah-mudahan ini menjadi masukan untuk saya sendiri dan juga pembaca sekalian.

Trimakasih
Dwi Seftina, S.Pd.

Ilustrasi :
http://kampoengilmu.com/cara-memilih-jurusan-kuliah/


Dapatkan disini!
*Tersedia ukuran XS, S, M, L, XL, XXL, dan XXXL.
*Bahan Cotton Combed 20s (standar distro)
* Tabalong Only
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Rp 75.0000
Rp 75.000
Rp 75.000

0 Response to "Persiapkan Sekarang! Karena sudah banyak yang menyesal..."

Post a Comment